Identifikasi Proses Pascapanen dan Mutu Gula Aren di Galela Utara Kabupaten Halmahera Utara
Keywords:
Pengemasan, penyimpanan, gula aren, 0Brix, merkuriAbstract
Proses pengemasan dan penyimpanan gula aren oleh masyarakat desa Saluta, Tutumalaleo dan Togasa masih menggunakan bahan alam seperti daun Woka namun dalam perekembangannya adanya input bahan seperti plastik. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui proses, jenis kemasan yang digunakan oleh masyarakat produsen gula aren di 3 desa terhadap mutu gula aren (kadar padatan terlarut dan cemaran merkuri). Penelitian ini dilaksanakan dalam kurun waktu 30 hari di Kecamatan Galela Utara dan Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah kamera. Proses pengambilan data dilakukan melalui pengamatan ke lapangan dan mengadakan wawancara dengan responden yaitu pengrajian gula aren. pengambilan sampel secara acak sederhana atau purposive samplin. analisis data meliputi persepsi masyarakat selama penyimpanan dan jenis kemasan yang digunakan. Kemasan bahan responden tiga desa di kec. Galela utara lebih suka menggunakan daun woka sebesar 80% karena hal tersebut mengingkatkan harga jual dan masa simpan yang lebih lama. sedangkan 90 % penyimpanan masyarakat lebih suka dengan cara di letakan dilantai untuk mencegah kerusakan. Gula aren yang diproduksi 2 desa Saluta dan Togasa 90-950Brix masuk dalam standart SNI >93 0Brix sedangkan Tutumaleo lebih rendah 70 0Brix. Namun perlu mendapatkan perhatian terkait cemaran dimana masih tinggi cemaran merkuri pada gula aren yang diproduksi dari standart yang sarankan.




